Subscribe to Comments

SELAMAT DATANG *** SUGENG RAWUH *** WILUJEUNG SUMPING *** MARHABAN *** HORAS *** WELCOME ***
“MASA DEPAN BUKANLAH SUATU TEMPAT, MELAINKAN SUATU KEADAAN YANG SEDANG KITA CIPTAKAN. MULAILAH MENCIPTAKAN IMPIAN MASA DEPAN MELALUI HATI, PIKIRAN DAN KEMUDIAN MEWUJUDKANNYA MELALUI USAHA KERAS DAN CERDAS.” Eko Jalu Santoso, Founder Motivasi Indonesia

Berkualitaskah Tidur Anda ? - suaramerdeka.com

Setelah seharian beraktivitas, tidur merupakan salah satu cara ampuh untuk kembali mengumpulkan energi tubuh. Namun bukan berarti bangun dari tidur yang lama akan begitu saja membuat badan Anda terasa segar.

Terkadang badan justru terasa lemas. Bila gejala ini yang Anda rasakan, berarti ada yang kurang beres dengan tidur Anda dengan kata lain tidur Anda kurang berkualitas.

Tidurlah ketika Anda telah mengantuk, sehingga Anda akan mudah terlelap. Jangan berolahraga sebelum tidur, sebab otot-otot tubuh dan jantung bekerja lebih cepat sehingga membuat Anda akan sulit mengantuk.

Hindari pula melakukan aktifitas serius yang memacu otak untuk berpikir keras, seperti membaca buku atau menonton televisi. Tayangan TV dapat mengganggu kelenjar pineal di otak yang dapat menyebabkan sulit tidur. Demikian pula jika ingin membaca buku, bacalah buku dengan konten yang "ringan".

Jangan mengkonsumsi kopi atau teh sebelum tidur. Keduanya mengandung kafein yang bisa merangsang peredaran darah dan memiliki efek stimulasi yang tahan lama pada sistem saraf sehingga akan menghambat tidur lelap Anda. Hindari pula konsumsi alkohol karena dapat membuat Anda sering terbangun dan sulit tidur kembali.

Tidurlah dengan ruangan dalam kondisi gelap. Sebab cahaya yang mengenai mata Anda dapat mengganggu irama sirkadian dari kelenjar pineal juga produksi melatonin dan serotonin. Kualitas tidur Anda dapat tetap terjaga dengan mematikan lampu kamar. Jika tak nyaman dengan kegelapan, Anda dapat menggunakan lampu yang redup atau penutup mata.

Semoga beberapa tips ini dapat berguna untuk memperbaiki kualitas tidur yang bermanfaat bagi kesehatan Anda.

Sumber : suaramerdeka.com

Berkualitaskah Tidur Anda ? - suaramerdeka.com selengkapnya ...

Dua Efek Negatif Kopi Bagi Tubuh - kosmo.vivanews.com

Masyarakat dewasa ini telah berubah menjadi masyarakat pengkonsumsi kafein. Lebih dari setengah orang dewasa di Amerika Serikat meminum kopi setiap hari. Rata-rata konsumsi kopi mencapai tiga gelas--sembilan ons perhari. Ditambah dengan konsumsi teh, cokelat dan beragam obat dan makanan yang mengandung kafein, tidaklah mengherankan orang seringkali bertanya berapa jumlah kafein yang diasup.

Kafein merupakan alkaloid yang mestimulasi otot dan sistem syaraf pusat serta menyerap dan mendistribusikannya dengan cepat ke seluruh tubuh. Setelah meminum kopi, biasanya peminumnya merasa kewaspadaan dan energinya meningkat, memperbaiki mood dan meningkatkan performa olahraga.

Walaupun begitu, ada beberapa kelemahan akibat mengkonsumsi kopi secara berlebihan, termasuk sakit perut, sulit tidur (insomnia), gugup, sakit kepala, ketergantungan kafein dan keropos tulang.

Dehidrasi
Konsumsi kopi yang berlebihan dapat menyebabkan dehidrasi tubuh. Kafein mempengaruhi kerja ginjal yang berfungsi sebagai diuretik, dengan meningkatkan produksi urin dan mengurangi cairan tubuh. Berbagai hasil studi membuktikan ada keterkaitan antara kekurangan cairan dengan tingginya tingkat konsumsi kafein diatas 600 miligram per hari (enam-tujuh gelas perhari). Indikasi efek diuretik berbeda di setiap individu, namun secara umum konsumsi kafein yang aman sebanyak 300 miligram atau dua-tiga gelas per hari.

Tulang cepat keropos
Efek lain konsumsi kafein berlebihan akan mempengaruhi kesehatan tulang. Sebab, kafein meningkatkan produksi urin yang mengandung kalsium sebagai salahsatu komponennya. Kalsium memainkan peran penting untuk mempertahankan kepadatan tulang dan mencegah keropos tulang (osteoporosis). Kondisi osteoporosis menunjukkan pengurangan massa tulang sehingga rawan patah. Bukti-bukti menunjukkan konsumsi kafein dan minuman yang mengandung kafein meningkatkan jumlah kalsium yang hilang dari tubuh.

Efek ini sebagian besar ditemukan pada wanita yang memasuki masa menopause dengan konsumsi kafein tinggi. Sebagian besar penelitian menemukan konsumsi kafein yang tidak berlebihan tidak mengakibatkan kekeroposan tulang. Selain itu, asupan kalsium bisa melawan efek negatif akibat konsumsi kafein.

Mencegah kekeroposan tulang dilakukan dengan menambah susu dalam cangkir teh atau kopi. Minuman yang mengandung susu atau soda susu akan menjaga massa tulang. Ada beberapa kondisi kesehatan yang sebaiknya menghindari asupan kafein seperti kekurangan zat besi, kardiak arrhytmia, batu ginjal, dan osteoporosis.

Jika ingin mengurangi konsumsi minuman berkafein, gantilah minuman berkafein dengan air mineral atau minuman non-kafein lainnya. Berikut beberapa langkah yang bisa mengurangi konsumsi kafein.

1.Kurangi asupan kafein di bawah 300 miligram per hari
2.Makan makanan kaya kalsium, 1.200 miligram per hari dari sumber makanan rendah kalori, sayuran berwarna hijau tua, kacang kedelai, tofu, dan ikan kaleng dengan tulang lunak.
3.Tambahkan susu rendah lemak dalam minuman kopi atau campur kopi tanpa kafein dengan kopi berkafein.
4. Ganti minuman berkafein dengan air putih.

sumber : vivanews.com

Dua Efek Negatif Kopi Bagi Tubuh - kosmo.vivanews.com selengkapnya ...

Kopi dan Teh Hindari Diabetes - lifestyle.okezone.com

PARA penggemar kopi dan teh ternyata memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit diabetes tipe 2, yakni diabetes yang tidak bergantung pada insulin dan merupakan tipe diabetes yang lebih umum.

Namun, khasiat kopi dan teh untuk melindungi tubuh bukan berasal dari kafein yang terkandung di dalamnya. Terbukti karena kopi yang nonkafein (decaf) memiliki efek terbaik untuk menangkal penyakit diabetes. Demikian dimuat dalam Archives of Internal Medicine.

Mereka mendasarkan kesimpulan ini pada 18 hasil penelitian yang melibatkan 500.000 orang. Hasil analisis menunjukkan bahwa orang yang minum teh 3-4 gelas kopi atau teh per hari menurunkan risiko diabetes 20 persen atau lebih. Bahkan, jika yang diminum adalah kopi nonkafein, maka efeknya akan lebih baik yakni lebih dari 30 persen.

Penderita penyakit diabetes tipe dua, biasanya mulai merasakan keluhan pada usia 40 tahun dan semakin terasa ketika tubuh tidak memproduksi insulin yang tepat yang dibutuhkan tubuh.

Biasanya diabetes tipe dua ini diatasi dengan menu diet sehat dan meningkatkan aktivitas fisik. Obat-obatan dan suntikan insulin kadang kala juga dibutuhkan untuk mengatasi keluhan penderita diabetes.

Para peneliti percaya penemuan kopi dan teh mengantung zat aktif menangkal diabetes sehingga akan membuka jalan baru dalam langkah dasar untuk menangkal diabetes mellitus.
Artikel asli : Kopi dan Teh Hindari Diabetes - lifestyle.okezone.com
Kopi dan Teh Hindari Diabetes - lifestyle.okezone.com selengkapnya ...